Jenis-jenis Sepeda Menurut Kebutuhan Pemakai

sepedaBermunculnya kendaraan bermotor seperti sepeda motor dan mobil, tidak menurunkan pamor sepeda. Selain bisa digunakan sebagai alat transportasi, sepeda juga bisa dipakai untuk kegiatan berolahraga sampai alat pemersatu komunitas.

Nah, untuk yang sedang mencari sepeda sebaiknya kenali jenis sepeda yang sesuai untuk kebutuhan. Sekarang ini sepeda memang memilik banyak jenis. Jika tidak ingin salah membeli sepeda, sebaiknya pahami dahulu jenis-jenis sepeda yang banyak tersedia di pasaran.

City Bike

City Bike

Jenis sepeda ini dirancang untuk dipakai di perkotaan. Jalan yang mulus, tidak banyak lubang sehingga cocok digunakan untuk pengguna yang ingin ke kantor, ke kampus, atau sekadar berkeliling komplek. Jenis sepeda ini lebih cocok digunakan untuk menyusuri perkotaan sehingga tidak didukung suspense maka sangat tidak disarankan untuk medan yang rentan dengan benturan. Ada tiga jenis dari city bike, yakni folding bike, sepeda hybrid, serta sepeda tandem.

Mountain Bike
mtb
Mountain Bike atau MTB berfungsi untuk medan ringan hingga berat. Seperti jalanan yang rusak hingga medan pegunungan yang medannya terjal dan berbatu, menjadikan MTB menjadi jenis sepeda yang lebih banyak peminatnya dibandingkan jenis sepeda lainnya. Ada dua jenis dari MTB, yakni Cross-Country dan Downhill.

BMX
bmx
Boleh dikatakan sepeda BMX merupakan jenis sepeda yang punya peminat khusus, dan bahkan ada komunitasnya. Kebanyakan dari pemilik sepeda BMX ini memilih sepeda jenis ini untuk freestyle atau atraksi khusus.

Road Bike
road-bike
Jenis sepeda ini dirancang untuk mengarungi jalanan beraspal dan keperluan balapan. Ciri fisiknya adalah ban yang tipis agar dapat mencapai kecepatan maksimal ketika digunakan di jalanan beraspal mulus.

Fixie
fixie-bike
Beberapa tahun yang lalu, kita sering menjumpai banyak sepeda fixie di pinggir jalan yang mayoritas dikayuh oleh anak muda dengan warna yang “ngejreng”. Sepeda fixie sendiri beratnya cukup ringan, memiliki ban yang cukup tipis. Jika dikayuh maju maka sepeda akan bergerak maju. Jika dikayuh ke belakang, sepeda akan bergerak mundur. Untuk mengerem, pengguna hanya perlu menekan pada pedalnya

This entry was posted in Sepeda and tagged , , , . Bookmark the permalink.